Road to Madinah #5, Menanti Isy’ar Qobul

January 22, 2012 § 3 Comments

Alhamdulillah, setelah sempat bersinggungan lagi dengan hiruk-pikuk ibukota buat ngurusin berkas dan medical check up, ana pun mudik ke kampung halaman. Selain karena pesan beberapa ikhwah supaya memperbanyak birrul walidain, tentunya juga untuk jaga-jaga kalo Isy’ar Qobul tiba.

amplop arab

Isy’ar Qobul tak lain hanyalah sebuah surat yang menyatakan bahwa kita diterima secara resmi oleh pihak Jaami’ah (baca:universitas). Ana sempet liat bentuknya pas Ust. Rizal ngasih ke temen ana Abdul Aziz surat sakti itu buat dikasihkan si empunya Ragil Parengreng pada tahun kemaren. Hanya sebatas amplop panjang berwarna coklat yang ana lihat. Itu saja.

Surat Sakti  dari Pak Pos

Tapi yang bikin super deg-degan adalah kenyataan bahwa pihak Jaami’ah ketika mengumumkan siapa aja yang diterima cuma ngasih sebuah NAMA, gak ada embel-embel lainnya. Lha ini yang bikin dag-dig-dug-ser ^^ soalnya nama-nama di Indonesia kan mirip-mirip semua! So tatkala tiba, seakan surat sakti ini adalah pil penyejuk yang membuat suatu kepastian : ANDA BENAR-BENAR DITERIMA

Lucunya lagi ternyata selama ini pihak Jaami’ah hanya mengandalkan jasa kurir tradisional alias Pak Pos yang sudah jadi rahasia umum ‘diragukan’ kapasitasnya buat nganter surat se-sakti ini (gak nyindir loh, cuma realita hehe)
Kasus surat balik lagi ke Arab gara-gara si empunya pindah rumah atau salah alamat sudah jamak terjadi.

Zaman Udah Berubah

Namun alhamdulillah, di era serba online ini pihak Jaami’ah sudah mau bebenah. Isy’ar Qobul dapat didownload dari situs resmi. Karena sifatnya privasi, maka mengambilnya harus pake PIN yang didapat ketika mendaftar secara online.

Lalu gimana yang muqobalah langsung di sana dan gak sempet upload-upload-an berkasnya? Nah ini dia yang masih harus dikirimi secara ‘tradisional’ tadi, lagi-lagi lewat Pak Pos, mungkin supaya terlihat ‘resmi’ kali, kan dari Pemerintah RI  hehe.

Ide ajaib tadi rupanya tak sekedar digunakan buat ngambil Isy’ar Qobul, dengan PIN tadi kita bisa tau info visa dan tiket keberangkatan. MasyaAllah yaa.. bener-bener kamajuan ^^

Penampakan

Oke, buat yang penasaran gimana rupa surat sakti barusan, ane kasih screenshot nya berformat jpg (aslinya pdf), tapi demi kerahasiaan ane sembunyikan fotonya haha. Maklum jelek fotonya…kalo ama aslinya jauuuuh atuuh! #narsisjiddan

klik gambar untuk memperjelas

Tagged:

§ 3 Responses to Road to Madinah #5, Menanti Isy’ar Qobul

Bijaklah Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Road to Madinah #5, Menanti Isy’ar Qobul at ahmaDezaky .

meta

%d bloggers like this: