Road to Madinah #7, Selamat Tinggal Indonesia!

February 13, 2012 § Leave a comment

image source: idblognetwork

Deringan alarm G502 ku membuatku terjaga dari alam mimpi, refleks ana langsung liat layar hpku untuk mematikannya dan ternyata ada SMS dari Akh Ihsan :

” DARI ABD.BAHARMUS= ASS. WR. WB. KABAR GEMBIRA. KEBERANGKATAN ANTUM BESOK AHAD DG EMIRAT JAM 17.35. SEMUA HARUS SDH TIBA DI BANDARA JAM 13.30 SIANG DI TERMINAL 2D (DIATAS – DEPARTURE). JANGAN TERLAMBAT. TIKET TDK BISA DITUNDA/DIBATALKAN. MHN DIPERHATIKAN. TRIMS”
delivered on 22.26

Alhamdulillah, setelah kluntang-kluntung gak jelas selama 2 hari akhirnya kita berangkat. Karena deadline nya siang kita masih bisa nyantai, jalan-jalan sebentar sambil menikmati lezatnya bubur ayam.
Setelah packing, kita pun pamitan ama pemilik kos yang udah berbaik hati ngasih tempat dan makan gratis(!)seminggu ini ,baarakallahu laka fi ahlika wa maalik.

Tepat jam 11.00 kita pun berangkat ke bandara. Supaya lebih pasti kita putusakan untuk memakai taksi…lumayan murah kok, cuma 120 ribu sampe ke bandara (plus bayar tol). Walaupun sempet kena macet di daerah Pancoran, alhmadulillah kami bisa melaju mulus sesampainya di tol, maklumlah hari Ahad. Setibanya di bandara ternyata temen-temen udah banyak yang datang. Faedah nih, buat jagain tas dan koper hehe. Sholat Dzuhur dan Ashar pun kami jamak karena proses boarding pass nantinya bisa makan waktu lama.

Pukul 14.00 Ust. Baharmus datang dan bagi-bagi paspor, selanjutnya kami diarahkan untuk check in dan melakukan proses boarding pas di tempat Maskapai Emirates (itu loh sponsornya Arsenal ^^). Di sana kami diberi 2 tiket untuk penerbangan Jakarta-Dubai yang dilanjutkan Dubai-Yanbu. Koper kami pun dimasukkan bagasi pesawat, Oya untuk batasannya 25kg, cuma kalo muatan antum lebih sebaiknya aja join ama temen yang bawaannya kurang dari itu.

Entah karena jumlah kita yang banyak (atau petugasnya yang oon ya? – becanda) kita baru selesai sekitar jam 4 sore, kitapun langsung meluncur menuju antrian panjang di Imigrasi. Disana paspor kita dicheck dan diberi cap ‘keberangkatan’, khusus orang asing disediakan antrian khusus. Karena waktu yang semakin mepet, kami langsung diarahkan ke terminal pemberangkatan Emirates (ana lupa gate berapa) dan langsung masuk pesawat karena mereka gak mau penerbangan ditunda (delayed). Bismillah, perpisahan kami dengan Indonesia pun udah di pelupuk mata…*mewek*

Setelah mendapat kursi sesuai tiket, ana sempet nelpon ke orangtua…minta doa-restu lah, selanjutnya deru pesawat menyadarkanku bahwa waktunya udah abis. Mbak-mbak pramugari mulai menyuruh penumpang untuk mengencangkan sabuk dan mematikan ponsel. Akhirnya pesawat pun lepas landas…Selamat Tinggal Indonesia!

Tagged: ,

Bijaklah Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Road to Madinah #7, Selamat Tinggal Indonesia! at ahmaDezaky .

meta

%d bloggers like this: